Home / Inspirasi / Menunggu Tak Selamanya Buruk (True Story)

Menunggu Tak Selamanya Buruk (True Story)

Di artikel ini saya mau share tentang kejadian beberapa hari lalu yang saya alami

Kejadian bermula saat saya hendak menjemput kakak (ci Inneke) dan kakak ipar saya (ko David). Jam menunjukkan pukul 20.20 saat saya tiba di airport Semarang. Lalu, saya kemudikan mobil saya menuju ke parkiran. Dan berjalan kaki ke bagian pintu arrival, saya melihat ada pemandangan yang mungkin “hal itu sudah biasa” terjadi di airport. Ada begitu banyak antrian, orang sedang berdiri dan duduk untuk “menunggu”

Entah kenapa malam itu tampak seolah-olah berbeda, saya melihat “sesuatu hal yang sama” tetapi Tuhan dapat menyingkapkan sesuatu hal yang baru untuk saya pelajari. Itulah Tuhan kita, pribadi yang selalu menginspirasi kita di setiap moment kehidupan kita.

Menunggu Tak Selamanya Buruk

Saat saya melihat ada begitu banyak  orang yang “menunggu”, termasuk saya yang sedang menunggu di pintu arrival. Saya berputar-putar sambil mengamati orang orang, apa yang mereka lakukan saat menunggu dan Tuhan ingatkan hal ini:

Mereka (termasuk saya) rela menunggu, mungkin ada yang menunggu beberapa menit yang lalu, tapi ada juga yang sudah menunggu berjam-jam.

Menunggu demi “sesuatu” yang begitu berarti buat mereka

Menunggu adalah sebuah kejadian di mana kita itu sedang DIPROSES

Kita semua pasti pernah mengalami hal ini, menunggu Janji Tuhan? Atau menunggu kapan ya dipanggil interview kerja, kapan ya dapat promosi jabataan, atauu lagi nungguin si doi, kapan ya munculnyaaa. Kapan ya, kapan ya….

Menunggu berbicara tentang waktu. Ada proses yang Tuhan ingin kerjakan dalam hidup kita saat kita menunggu.

Menunggu tak selamanya buruk, pertanyaannya adalah pada saat kita menunggu, apa yang kita lakukan? Respon apa yang kita lakukan?

Banyak di antara kita bertanya, tentang “kapan”, sebenarnya ada yang jauh lebih penting daripada itu yaitu “apa yang perlu kita lakukan” sembari menunggu.

Kita bisa aja berespon dengan berkeluh kesah atau bersunggut-sunggut dengan kejadian yang ada? Lho kenapa si harus menunggu? Lho koq Tuhan gitu si, kan saya sudah berikan yang terbaik, kenapa Janji Tuhan belum kunjung tiba?

Atau justru sebaliknya, respon kita adalah tetap bersyukur saat menanti-nantikan Dia

Pengkotbah 3:11
Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir

Rancangan Tuhan selalu INDAH (PASTI), jika belum indah, berarti itu bukanlah akhir. Masih ada proses UNTUK MENJADIKANNYA INDAH

Ronny Setiawan
@RonnySetiawanOfficial

About Ronny Setiawan

Saya adalah seorang Pebisnis Online, Penulis dan Training Leader di BelajarBisnisInternet.com. Visi saya adalah membangun dan memberikan pengaruh positif bagi generasi anak muda melalui komunitas dengan mempraktekan nilai-nilai kebenaran.
Close