Home / Devotions / Kemenangan Ada untuk Orang yang Percaya

Kemenangan Ada untuk Orang yang Percaya

Kemenangan untuk Orang yang PercayaHi, lama tak jumpa ya. Hari ini saya akan share, cerita tentang apa yang saya alami juga dalam beberapa hari yang lalu. Hari ini saya diingatkan Firman Tuhan di I Samuel 17 : 40 – 58. Sebelum saya lanjutkan lebih jauh, Saya teringat dengan satu lagu, yaitu Kemenangan. Tahu lagu ini ?

Lagu ini dipopulerkan sering dinyanyikan oleh Regina Idol. Masih ingat Indonesian Idol? Ya, Regina Idol menyanyikan lagu ini. Di liriknya, ada yang berbunyi, kemenangan untuk orang yang berdoa. Ya saya setuju, jika kita sungguh-sungguh berdoa, dan tekun senantiasa, Tuhan pasti akan buka jalan. Berdoa tidak hanya satu kali saja, melainkan merupakan gaya hidup kita sehari-sehari. Selalu ingat, bahwa Tuhan itu turut campur dalam hidup kita.

17:40 Lalu Daud mengambil tongkatnya di tangannya, dipilihnya dari dasar sungai lima batu yang licin dan ditaruhnya dalam kantung gembala yang dibawanya, yakni tempat batu-batu, sedang umbannya dipegangnya di tangannya. Demikianlah ia mendekati orang Filistin itu.
17:41 Orang Filistin itu kian dekat menghampiri Daud dan di depannya orang yang membawa perisainya.
17:42 Ketika orang Filistin itu menujukan pandangnya ke arah Daud serta melihat dia, dihinanya Daud itu karena ia masih muda, kemerah-merahan dan elok parasnya.
17:43 Orang Filistin itu berkata kepada Daud: “Anjingkah aku, maka engkau mendatangi aku dengan tongkat?” Lalu demi para allahnya orang Filistin itu mengutuki Daud.
17:44 Pula orang Filistin itu berkata kepada Daud: “Hadapilah aku, maka aku akan memberikan dagingmu kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang di padang.”
17:45 Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu.
17:46 Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah,
17:47 dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan TUHANlah pertempuran dan Ia pun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami.”
17:48 Ketika orang Filistin itu bergerak maju untuk menemui Daud, maka segeralah Daud berlari ke barisan musuh untuk menemui orang Filistin itu;
17:49 lalu Daud memasukkan tangannya dalam kantungnya, diambilnyalah sebuah batu dari dalamnya, diumbannya, maka kenalah dahi orang Filistin itu, sehingga batu itu terbenam ke dalam dahinya, dan terjerumuslah ia dengan mukanya ke tanah.
17:50 Demikianlah Daud mengalahkan orang Filistin itu dengan umban dan batu; ia mengalahkan orang Filistin itu dan membunuhnya, tanpa pedang di tangan.
17:51 Daud berlari mendapatkan orang Filistin itu, lalu berdiri di sebelahnya; diambilnyalah pedangnya, dihunusnya dari sarungnya, lalu menghabisi dia. Dipancungnyalah kepalanya dengan pedang itu. Ketika orang-orang Filistin melihat, bahwa pahlawan mereka telah mati, maka larilah mereka.
17:52 Maka bangkitlah orang-orang Israel dan Yehuda, mereka bersorak-sorak lalu mengejar orang-orang Filistin sampai dekat Gat dan sampai pintu gerbang Ekron. Dan orang-orang yang terbunuh dari orang Filistin bergelimpangan di jalan ke Saaraim, sampai Gat dan sampai Ekron.
17:53 Kemudian pulanglah orang Israel dari pemburuan hebat atas orang Filistin, lalu menjarah perkemahan mereka.
17:54 Dan Daud mengambil kepala orang Filistin yang dipancungnya itu dan membawanya ke Yerusalem, tetapi senjata-senjata orang itu ditaruhnya dalam kemahnya.
17:55 Ketika Saul melihat Daud pergi menemui orang Filistin itu, berkatalah ia kepada Abner, panglima tentaranya: “Anak siapakah orang muda itu, Abner?” Jawab Abner: “Demi tuanku hidup, ya raja, sesungguhnya aku tidak tahu.”
17:56 Kemudian raja berkata: “Tanyakanlah, anak siapakah orang muda itu.”
17:57 Ketika Daud kembali sesudah mengalahkan orang Filistin itu, maka Abner memanggilnya dan membawanya menghadap Saul, sedang kepala orang Filistin itu masih ada di tangannya.
17:58 Kata Saul kepadanya: “Anak siapakah engkau, ya orang muda?” Jawab Daud: “Anak hamba tuanku, Isai, orang Betlehem itu.”

Sama seprti Daud, dia pun berdoa dan percaya pada Tuhan. Bahwa Tuhan sanggup meberikan kemenangan buat Daud.

Ada satu cerita yang saya alami dalam 2 minggu belakangan ini, yaitu tentang percaya. Saya menyebutnya beriman. Iman itu apa ya? Iman adalah percaya suatu hal yang akan terjadi, meskipun kita belum melihatnya. Contoh, saya beriman, kalau saya percaya dengan Tuhan, Tuhan itu ada real. Nah, apakah saya pernah melihat Tuhan secara fisik kasat mata manusia ? Saya jawab, saya belum pernah melihat Tuhan Yesus melalui penglihatan saya. Tetapi saya bisa merasakan bahwa Dia ada dalam hidup saya. Inilah yang disebut iman, percaya sesuatu hal bahwa itu ada dan terjadi, meskipun belum terjadi ataupun belum kita lihat.

Ada firman Tuhan yang berkata, terlebih berbahagia orang yang percaya, namun tidak melihat. Betul ?

Contoh lain, yang saya alami, ketika saya di Penang beberapa waktu yang lalu, saat itu saya berada di Midlands, tempat pusat perbelanjaan, yang saya rasa tak begitu ramai. Saya, Mama dan saudara saya, menyantap makan malam di sana. Di saat kami mulai menyantap makan malam, hujan pun turun. Saat itu saya tidak membawa payung. Mama saya berkata, nanti pulangnya bagaimana ya, apa naik taksi saja ya? Saya pun berkata, tenang Ma, nanti setelah kita selesai makan malam, hujan pun reda.

Saya berkata demikian, karena saya percaya, bahwa Tuhan pengendali alam semesta. Dia sanggup memberhentikan hujan sesaat, agar kami tidak kehujanan, mungkin terdengar agak egois ya. Tetapi itu memang bisa terjadi. :)

Hal lain, mengapa saya berkata demikian, karena saya pernah mengalami hal yang serupa beberapa kali di beda tempat. Jadi singkat cerita, Mama dan saudara saya telah usai makan malamnya. Hujan masih turun, saya percaya bahwa hujan akan berhenti. Eits, saya belum selesai makan malamnya lho. Jadi saya pikir wajar, saya percaya, mungkin ada orang lain di sana yang membutuhkan air hujan saat itu.

Selesai makan, apa yang terjadi? Apakah hujan reda? Ternyata hujan masih turun. Ada satu ayat Firman Tuhan, Iman tanpa perbuatan adalah mati. Jadi ketika kita beriman, kita harus dengan action / dengan tindakan. Saya pun mengajak yang lain, berkata, tenang ya Ma, nanti ketika kita sudah jalan di depan pintu Midlands, hujan akan reda. :)

Ketika kami berjalan menuju ke luar Midlands, kami sempatkan mampir ke beberapa booth, untuk melihat etalase dagangan yang menarik. Alhasil ketika kita sudah berada di depan gerbang Midlands tersebut, hujan masih turun, namun tak sekencang sebelumnya. Okay, saya pun masih percaya dengan iman saya pada Tuhan. Kami mulai melangkah keluar dari Midlands, menuju apartment kami. Saat kami di Penang, kami tingal di apartment Wayton Court, berjarak tidak sampai 500 meter, jadi kami dapat berjalan kaki.

Kami berjalan dan terus berjalan, tak lama kemudian hujan pun berhenti total. Luar biasa bukan? Tuhan Yesus luar biasa ya. Ketika kita mengandalkan Dia, Dia akan memberikan yang terbaik untuk kita.

God bless you all…

About Ronny Setiawan

Saya adalah seorang Pebisnis Online, Penulis dan Training Leader di BelajarBisnisInternet.com. Visi saya adalah membangun dan memberikan pengaruh positif bagi generasi anak muda melalui komunitas dengan mempraktekan nilai-nilai kebenaran.
Close