Home / Travelling / Antrian Operasi Bypass Jantung di Rumah Sakit Adventist Penang – Bagian 6

Antrian Operasi Bypass Jantung di Rumah Sakit Adventist Penang – Bagian 6

Hari ini, saya akan lanjutkan ceritanya ya. Yang belum membaca cerita saya tentang perjalanan saya di Penang, dapat membacanya di sini. Jadi setelah mendapatkan hasil konsultasi dari Dr Teh Aik Seng, maka saya mengurus jadwal operasi bypass jantung Ayah saya. Dalam hati kecil pun masih berkata, Tuhan masih sanggup membuat mujizat pada saat itu juga. Siapa tahu, ketika dokter membuka / membedah dada Ayah saya, tidak ditemukan pembuluh darah yang tersumbat. Ya, dalam hati pun berdoa, jadilah Kehendak-Mu yang terbaik Tuhan.

Ada cerita yang cukup unik ketika mendaftar urutan operasi bypass ini. Jadi sekedar informasi, ternyata untuk melakukan tindakan operasi bedah jantung atau dikenal dengan bypass itu perlu mendaftar, dan sering kali itu perlu antri. Ya, Anda tidak salah membacanya, perlu Antri. Jadi maklum, dengan ruangan kamar rawat inap terbatas, dan terlalu banyak pasien yang perlu dilakukan tindakan bedah bypass.

Jadi, saya masuk ke sebuah ruangan, dan berbicara kepada manager yang mengurusi tentang antrian bypass jantung ini, dan pada saat itu pukul hampir mendekati pukul 12 siang, jadi waktu makan siang. Sang manager nya berkata, kalau berbicaranya dengan asistannya saja bagaimana ? karena saya mau keluar makan siang. Saya pun, spontan, ya tidak apa apa, mengingat, dalam pikiran saya, ya sama saja siapa saja, yang penting dia dapat mengambil keputusan untuk tanggal kapan Ayah saya hendak di bypass.

Oh ya, saya masuk ke ruangan tersebut tanggal 31 Oktober 2012, hari rabu pukul 12 siang. Dan saya disodorkan, untuk jadwal bypassnya tanggal 5 November atau 6 November. Saya melihat tanggal tersebut, wow menunggunya hampir 1 minggu di sana. Berpikir sejenak, dan terlintas, saya berkata, Apakah tidak dapat dilakukan lebih awal ? Dengan nada berharap dan berserah. Dia pun menjawab, tidak ada, itu yang paling cepat, karena ruangan rawat inap penuh.

Hmm, dalam hati, saya laporan dengan si Boss Besar, doa seketika, saya berbicara kepada Tuhan, waow, nunggunya lama ya Tuhan, apa tidak bisa lebih cepat lagi ? Lewat beberapa detik, tidak dalam hitungan 1 menit, ada seseorang lain di dalam ruangan besar itu, berkata, tanggal 2 November bisa sepertinya, ada yang kosong ruangannya. Wow, wajah saya mulai berbinar binar dengan penuh harapan, bisa ya….

Ada satu hal yang penting bagi para pembaca, jika pasien hendak melakukan operasi bypass, sebaiknya, dan harus obat pengencer darah, apapun itu nama merek obatnya, tolong diberhentikan dahulu, paling tidak 5 hari sebelumnya. Ada yang berkata 3 hari sebelum operasi. Ya kurang lebih 3 – 5 hari, bahkan kalau lebih, tolong dihentikan obat tersebut menjelang hari mendekati operasi. Mengapa ? Ya, seperti namanya, obat pengencer darah, berarti berfungsi untuk mengencerkan darah, darah yang kental jadi ecer, dengan tujuan, darah dapat mengalir dengan lancar melalui pemubuluh darah yang sempit tersebut. Dihentikan dengan tujuan, ketika dioperasi, darahnya tidak mengucur keluar dengan deras, karena terlalu encer.

Ya, Puji Tuhan, Ayah saya sudah mengetahui informasi ini dari beberapa teman sebelumnya. Jadi sudah dihentikan jauh jauh hari. Karen kalau belum diberhentikan obat tersebut, alias masih di konsumsi, maka operasi tidak dapat dilakukan, maka akan ditunda.

Akhirnya saya mendapatkan tanggal 2 November 2012, hari Jumat. Jadi pasien, ayah saya harap kembali ke rumah sakit, hari kamis siang / pagi, untuk persiapan rawat inap satu hari sebelum hari operasinya. Jadi siang itu saya lega, jadi saya membayangkan, untuk kembali ke apartment rabu sore itu, dan kembali esok kamis, untuk persiapan operasi.

Saya sangat sangat senang, karena kalau masih menunggu antrian, maka waktu kepulangan saya ke Indonesia pun lebih lama lagi ya. Deal. Hari Jumat tanggal 2 November 2012. Saya tanda tangan, dan dijelaskan pula tentang tata cara pembayaran. Yaitu saya harus melakukan deposit terlebih dahulu sebesar RM 30.300 untuk paket 5 hari + operasi bypass. Jadi semua biaya sudah termasuk dalam biaya tersebut. Jika ada kelebihan uang, maka akan dikembalikan. Luar biasa bukan ? Jadi tenang semua ada perinciannya.

Ada satu lagi, jadi ketika bertemu dengan managernya, kita dapat mengajukan dengan dokter siapa yang ingin melakukan operasi bypas tersebut. Ada 2 dokter bedah di Penang Adventist Hospital. Dr Simon (Dr Yeoh Choong Yan, Simon) , dan Dr John Edward Anderson. Kedua duanya ahli dan sering melakukan operasi bypass jantung. Dalam satu hari saja, bisa 3 kali operasi bypass, dan sudah berpuluh puluh tahun. Karena rekomendasi dari teman, kami mengajukan nama Dr Simon.

Ketika keluar dari ruangan tersebut, saya tersenyum lebar, dan kami melanjutkan menyantap makan siang di cafetaria. Di Cafetaria, kami berdiskusi, apakah sebaiknya kita membayar terlebih dahulu deposit tersebut ? Karena saya pikir, sama juga kan ? Mau hari ini bayarnya atau besok pagi bayarnya ? Yang terpenting adalah sebelum masuk rawat inap. Jadi kami putuskan membayar dahulu, dan proses transaksi selesai.

Kasir di Penang Adventist Hospital
Kasir di Penang Adventist Hospital
Farmasi Kedai Obat di Adventist
Farmasi Kedai Obat di Adventist

 

Yang terakhir adalah membeli obat, yang diberikan oleh Dr Teh Aik Seng.

Setelah itu, kami kembali ke apartment kami untuk beristirahat dan mandi. Ketika di dalam kamar, saya meletakan Blackberry / Handphone saya di kasur tempat tidur. Saya pun di luar kamar, duduk bersantai santai. Tiba-tiba ada telepon dari nomor Malaysia. Oh ya untuk tambahan informasi, sebaiknya Anda membeli kartu SIM Card di Malaysia. Jadi provider di Malaysia yang terkenal adalah Celcom dan Digi. Saat itu saya memilih Celcom. Ada beberapa pertimbangan memilih provider tersebut. Nanti saya akan bahas di artikel tersendiri, lebih detailnya ya.

Gedung Apartment Wayton Court
Gedung Apartment Wayton Court

 

Wayton Court Penang Malaysia
Wayton Court Penang Malaysia

Saya mengangkat telepon tersebut, dan ternyata dari pihak Rumah Sakit, mengatakan bahwa operasi bypass Ayah saya terpaksa diundurkan jadwalnya menjadi Tanggal 5 November, seperti semula. Dikarenakan ada pasien yang perlu dilakukan tindakan operasi, dan lebih urgent, alias mendesak. Doeeeng.. Respon saya apa waktu itu ? Ya baiklah. Tapi sebelumnya saya sempat berargumentasi sedikit, dengan nada berharap dan memohon, agar ada jadwal lainnya kah ? Roh Kudus sesaat memberikan penjelasan, ya Ayah kamu kan juga sehat sehat kan sampai sekarang ? Saya pun menjawab, iya juga ya. Itu ada yang lebih mendesak. Okay, saya menerimanya. Saya juga menitip pesan, kalau seandainya, ada ruangan kosong ataupun tidak jadi, tolong di infokan kepada saya juga ya.

Halleluyaa.. ^ _^

Okay kelar kamar, dan saya mengadu nih ceritanya ke si Boss Besar lagi, doa, sambil merenung dan berusaha mengucap syukur. Lepas dari itu, selang beberapa menit, telepon saya berdering. Dari rumah sakit lagi, kabar apa coba ? Kabar baik tentunya ya.

Dari pihak rumah sakit menyatakan bahwa, ada ruangan kosong hari ini. Jadi sore itu pun juga, tolong ke rumah sakit, dan melakukan persiapan rawat inap, sehingga hari kamis esoknya tanggal 1 November 2012, dapat dilakukan operasi Bypass jantung. Jegeeer, seperti petir menyambar, bahwa Tuhan turun tangan saat itu juga.

Dengan girang, saya melompat, dan bergegas, untuk persiapan rawat inap Ayah saya hari itu.

to be continue…

About Ronny Setiawan

Saya adalah seorang Pebisnis Online, Penulis dan Training Leader di BelajarBisnisInternet.com. Visi saya adalah membangun dan memberikan pengaruh positif bagi generasi anak muda melalui komunitas dengan mempraktekan nilai-nilai kebenaran.

Baca Ini Juga

Penang Malaysia

Nomer Telepon Penting untuk Akomodasi dan Transportasi di Penang Malaysia

Hari ini saya akan membuat daftar nomer telepon penting untuk akomodasi, tempat tinggal, seperti apartment ...

  • Bernard

    terima kasih atas infonya yg sangat berguna buat saya, dimana saat ini ayah saya juga harus dilakukan bypass, dan kita sekeluarga sudah ingin memutuskan untuk dilakukan di penang.
    tidak sabar artikel dari bpk. Ronny bagian 7 dst….

  • http://www.lielieshop.com/ Ronny Setiawan

    Terima kasih telah mengunjungi blog saya.
    Semoga cepat sembuh buat Ayah Pak Bernard

    Jika ada butuh informasi dapat bertanya di sini, nanti saya akan bantu sebisa saya :)

  • Ermi lestiyanti

    Saya banyak terbantu dr semua blog yang bapak tulis,dan semua telah saya baca tp semua yg di ceritakan itu utk operasi By Pass tp sy cukup terbantu sekali tp apakah kalau kita minta tindakan kateter untuk prosedurnya juga seperti itu Pak..dan.hasil Lab dr Indo apakah disampaikan ke dokternya atau kita diharuskan cek lagi disana …sebelumnyaTerima Kasih utk infonya..

    • http://www.lielieshop.com/ Ronny Setiawan

      Hasil Lab Indo tetap berlaku di Penang Adventist Hospital. Umumnya, jika hasil lab tidak lebih dari 1 bulan, (case waktu itu Ayah saya, hasil kateternya 1 minggu sebelum ke Penang), masih dapat digunakan. Dari hasil CD (lab Indo), dilihat di Penang, dan hasil itu yang dipakai. Untuk prosedur pendaftaran Dokter, semua seperti yang saya ceritakan. Namun, jika Dokter yang Anda kunjungi tidak serami Dokter Teh Aik Seng, jadi saya sarankan tidak perlu datang pagi (Jam 4 Pagi). Terakhir kali, saya ke Penang, saya datang ke Adventist pukul 5 Pagi, selesai dari konsultasi Dokter Teh Aik Seng, pukul 4 Sore. Jadi semua data di Indonesia bawa saja, karena dapat dipakai di sana. Semoga menjawab pertanyaan Ibu Ermi.

  • http://facebook.com/profile.php?id=1233724579 Abraham Ronny Setiawan

    Maaf, untuk biaya hamba Tuhan kurang tahu ya :)

    Waktu itu ada salah seorang hamba Tuhan yang bypass juga, mereka menggunakan klaim asuransi.

  • http://facebook.com/profile.php?id=100000165977996 Rini Khairani Karim

    maaf sy ingin tanya karena kebetulan ayah sy mesti by pass, kira2 berapa estimasi biayanya kalo disana trus butuh berapa lama untuk proses penyembuhan, jadi sy bisa memperkirakan berapa dana yg mesti disiapkan, tolong infonya ya…trimakasih sebelumnya atas bantuannya

  • http://facebook.com/profile.php?id=100000473533907 Frans B. Dwibowo

    kalau di hitung2 biayanya hampir sama juga ya dengan di rs binawaluyo , jaksel

  • http://facebook.com/profile.php?id=100000014436019 Lucy Juwono

    Ronny, mau tanya, jadi papanya Ronny pakai dokter Teh Aik Seng Dan dokter Simon? Yang bypass dokter Simon?

  • http://facebook.com/profile.php?id=1233557861 Rochelle Andine

    ada pengalaman dg dr yg ok di indo utk by pass ini krn ortu saya nampaknya ga sanggup utk proses ke imigrasian perpanjang passport dan delay pesawat …thx ya..